Pangkalpinang-Dalam rangka Road To FESyar Sumatra 2022. Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengelar acara Bekisah (Bangka Belitung Ekonomi dan Keuangan Syariah) tahun 2022, Selasa (2/8) di hotel Novotel Bangka.
Beragam rangkaian acara menarik di gelar, mulai dari lounching buku khutbah jumat dengan tema ekonomi keuangan syariah, gerakan sedekah masjid menggunkan Qris, serta memghadirkan beberapa narasumber untuk membahas pengembangan ekonomi dan keuangan berbasis syariah.
Di hadiri dihadiri oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, Ketua MUI Babel, Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Babel, Kepala Biro Perekonomian Setda Babel, Pimpinan Perguruan Tinggi, Pimpinan Perbankan dan BUMN, dan para Pelaku Ekonomi dan Keuangan Syariah, dan OPD terkait, termasuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, acara Beksiah tersebut di buka langsung oleh Pj. Gubernur Kepulauan Babel Ridwan Djamaluddin secara virtual.
Usai menghadiri, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), di Wakili Sekretaris Dinas Deki Susanto menyampaikan aspirasinya terhadap kegiatan Bekisah yang dilakukan oleh Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Babel.
Karena menurutnya, acara Bekisah merupakan sebuah wujud nyata untuk mendorong perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Babel.
Dia juga menambahkan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel telah berupaya mendorong pelaku usaha industri kecil menengah (IKM) untuk membangun ekonomi berbasis syariah yaitu dengan menerbitkan sertifikat halal terhadapap para pelaku usaha IKM.
Sebelumnya, Pj. Gubernur Ridwan Djamaluddin dalam arahanya mengharapkan semua pihak untuk bersinergi dalam mendukung program ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bangka Belitung Budi Widihartanto mengatakan, dalam mendorong perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mendukung kemandirian ekonomi pondok pesantren, yaitu dengan cara melalui pelatihan dan penyerahan bantuan infrastruktur usaha untuk pesantren.
“13 pesantren mitra Bank Indonesia yang tersebar di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang bergerak di bidang peternakan, pertanian, perdagangan dan jasa travel,” katanya.
Usai mendengarkan rangkain sambutan, acara dilanjutkan penyerahan buku khutbah Jumat dari berbagai perwakilan, dari perwakilan Provinsi Babel yaitu Kepala Biro Perekonomian Setda Babel, kepada para penerima manfaat.
Kemudian dilanjutkan gerakan sedekah masjid menggunkan Qris, dengan tujuan membangun masyarakat gemar bersedekah dengan mudah, mengunakan aplikasi Qris. (Humas)



